Menu Tutup

Menjadi Mujahid di Era Modern

Mujahid adalah sebutan bagi orang yang berjuang di jalan Allah, baik dengan lisan, tangan, maupun hati. Mujahid bukan hanya mereka yang berperang melawan musuh-musuh Islam, tetapi juga mereka yang berusaha mengamalkan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya di tengah tantangan zaman.

Di era modern ini, tantangan yang dihadapi oleh seorang mujahid semakin beragam dan kompleks. Selain menghadapi ancaman fisik dari pihak-pihak yang bermusuhan dengan Islam, seorang mujahid juga harus menghadapi godaan-godaan yang mengancam iman dan akhlaknya. Misalnya, godaan harta, tahta, wanita, narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, liberalisme, sekularisme, dan lain-lain.

Untuk menjadi mujahid di era modern, seorang muslim harus memiliki beberapa karakteristik, antara lain:

1. Berilmu. Seorang mujahid harus menuntut ilmu yang bermanfaat, baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Dengan ilmu, seorang mujahid dapat memahami hakikat kehidupan, tujuan penciptaan, hukum-hukum Allah, dan kewajiban-kewajiban sebagai hamba-Nya. Dengan ilmu, seorang mujahid juga dapat mengembangkan potensi diri, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menghadapi permasalahan-permasalahan yang timbul.

2. Beramal. Seorang mujahid harus mengamalkan ilmu yang telah didapatkannya dengan ikhlas, sesuai dengan syariat Allah. Seorang mujahid harus menjalankan ibadah-ibadah wajib, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Seorang mujahid juga harus melakukan ibadah-ibadah sunnah, seperti shalat sunnah, puasa sunnah, sedekah, dan lain-lain. Seorang mujahid juga harus berbuat baik kepada sesama, seperti menyantuni anak yatim, membantu fakir miskin, menolong orang yang terzalimi, dan lain-lain.

3. Bersabar. Seorang mujahid harus bersabar dalam menghadapi segala cobaan, ujian, dan musibah yang menimpanya. Seorang mujahid harus yakin bahwa semua yang terjadi adalah atas izin Allah, dan bahwa Allah tidak akan memberikan beban di luar kemampuan hamba-Nya. Seorang mujahid harus menerima dengan lapang dada apa yang telah ditetapkan Allah, dan berusaha untuk mengambil hikmah dan pelajaran darinya.

4. Bertawakal. Seorang mujahid harus bertawakal kepada Allah dalam segala urusan, baik yang berkaitan dengan dunia maupun akhirat. Seorang mujahid harus meyakini bahwa Allah adalah sebaik-baik pelindung, penolong, dan pemberi rezeki. Seorang mujahid harus berusaha dengan sungguh-sungguh, tetapi tidak tergantung pada hasilnya. Seorang mujahid harus berserah diri kepada Allah, dan tidak takut kepada selain-Nya.

5. Berdakwah. Seorang mujahid harus berdakwah, yaitu menyampaikan ajaran Islam kepada orang lain, baik muslim maupun non-muslim. Seorang mujahid harus berdakwah dengan hikmah, yaitu dengan cara yang bijak, lemah lembut, dan sesuai dengan kondisi dan keadaan. Seorang mujahid harus berdakwah dengan dalil, yaitu dengan menggunakan bukti-bukti yang kuat dari Al-Quran dan As-Sunnah. Seorang mujahid harus berdakwah dengan sabar, yaitu dengan tidak mudah putus asa, marah, atau menyerah.

Demikianlah beberapa karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang mujahid di era modern. Semoga Allah memberikan kita kekuatan, kemudahan, dan hidayah untuk menjadi mujahid yang sesungguhnya. Aamiin.

Penulis : A. Ilvan

Editor : Tim medikom dan humas

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *